Sabtu, 27 Mei 2023

RENCANA AKSI PKP

Bismillah...

Sahabat...

Tahadduts Binni'mah sekolah kami dipercaya untuk menjadi salah satu pelaksana Program Sekolah Penggerak Angkatan 3 Kab. Purwakarta. Banyak hal yang harus kami persiapkan terutama penyiapan SDM. Mulai Minggu kemarin juga kami mengikuti Pelatihan Komite Pembelajaran (PKP) dari tanggal 22 Mei sampai 24 Juni 2023.

Sahabat ...

Berikut salah satu tugas PKP yang berkaitan dengan Rencana Aksi yang akan kami laksanakan:

Kami Komite Pembelajaran dari UPTD SMPN 3 CAMPAKA akan memberikan pemahaman kepada para guru tentang Capaian Pembelajaran. Isi dari pemahaman tersebut, diantaranya:

1. Regulasi tentang Capaian Pembelajaran adadalam SK BSKAP No. 262 Tahun 2022

2. Capaian Pembelajaran adalah sesuatu yang bersifat given (diberi) dari pemerintah, dan pelaksana pendidikan tidak bisa mengubahnya.

2. Pengertian Capaian Pembelajaran sendiri kompetensi yang harus dikuasai murid di akhir satu fase

3. Capaian Pembelajaran disusun berdasarkan fase, bukan berdasarkan kelas dimulai dari fase A-F

4. Fase untuk murid jenjang SMP berada pada fase D meskipun tidak menutup kemungkinan secara kompetensi ada beberapa murid yang masih berada dalam fase C

5. Setelah para guru memahami fase, langkah selanjutnya para guru diajak untuk merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP). Tujuan Pembelajaran sendiri harus memuat ABCD, Audience, Behavior, Conditioning, Degree (peserta didik, tingkah laku, kondisi, dan tingkat)

6. Setelah satu Tujuan Pembelajaran (TP) dirumuskan, TP-TP yang lain juga dirumuskan, sehingga jadilah Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Dari ATP lah guru akan menyusun Modul Ajar (MA)


Semoga rencana ini dan rencana-rencana lainnya dapat terwujud.

Bungursari, Ahad 28 Mei 2023

Ruang keluarga, 11.27 Wib 

SAKIT

 Bismillah...

Sahabat...

Bagaimana kabar Anda hari ini? Semoga tetap sehat dan tetap bahagia ya! 

Sahabat ...

Sehat dan Bahagia adalah dua hal yang sangat diharapkan oleh semua orang. Salah satu cara menggapai kebahagiaan adalah dengan kesehatan, baik sehat dari segi fisik, psikis, sosial,  maupun sehat dari segi finansial. 

Berbahagialah bagi orang yang sehat dari segi fisik. Mengapa? Karena dengan sehat fisik, seseorang dapat melakukan berbagai  aktivitas dan tidak harus bedrest atau istirahat. Seseorang yang sehat fisiknya dapat dengan leluasa mengekplorasi kemampuannya, mengeksplorasi hidup, dan mengerjakan amanah dan tugas yang dibebankan kepadanya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan menjadi satu keniscayaan. Pola makan, pola pikir, dan pola hidup, adalah tips-tips yang jitu untuk menjaga kesehatan fisik tersebut. Namun jika pola-pola tersebut sudah dilaksanakan tetapi masih juga terkena sakit, maka jangan kecewa dan marah, mungkin Allah Swt rindu dengan keluh kesah hamba-Nya untuk meminta kesembuhan, dan kepasrahan kepada-Nya menjadi hal yang penting untuk dijalankan.

Sahabat...

Kesehatan yang kedua adalah kesehatan psikis. Seseorang dengan psikis yang sehat jiwanya akan senantiasa tenang, optimis, semangat, positive thinking kepada Allah Swt dan semua Makhluk-Nya dan hal-hal positif lain sehingga jiwanya tenang dan tentram. Dia akan menjalani hidup sesuai dengan yang seharusnya. Namun jika seseorang sudah tidak tenang, jangan khawatir, adukan kepada Dzat Yang Maha Pemberi ketenangan. Kata Allah Swt, "Innallaha ma'ana". "Sesungguhnya Allah beserta kami". Atau bisa juga bercerita kesulitan ( curhat) kepada orang yang dapat dipercaya. 

Sahabat...

Kesehatan yang ketiga adalah kesehatan sosial. Seringkali dalam menjalani kehidupan, seseorang di hadapan pada satu kondisi kecewa berat, merasa tidak dihargai, atau merasa komunitas yang ada menjauhi dan membenci. Jika kondisi ini terjadi, maka komunikasi adalah hal yang mesti dilakukan. Seseorang bisa berbicara dari hati ke hati apakah yang dirasakan olehnya salah kenyataan atau hanya persangkaannya saja? Seseorang juga dapat melakukan introspeksi atau ngaji diri apakah selama ini tindakannya sudah benar atau belum. Jika dua cara yang tadi sudah dilakukan, maka seseorang dapat menunggu semoga kesehatan sosial dapat terwujud. Jadilah pribadi yang low profile, humble dengan tetap menjadi diri sendiri.

Sahabat...

Kesehatan yang keempat adalah kesehatan finansial. Finansial atau keuangan dalam mengarungi kehidupan ini menjadi satu hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Maka menjaga kondisi keuangan tetap ada menjadi satu keniscayaan. Bekerja dengan tekun, menghemat pengeluaran, dan menabung adalah tiga hal yang bisa dilakukan untuk memelihara kesehatan finansial seseorang. Di samping itu, meminta rezeki kepada Allah Swt menjadi fondasi supaya rezeki tetap mengalir deras kepada kita, meskipun rezeki tidak harus dalam berbentuk uang.

Sahabat ...

Semoga Allah Swt memberikan kesehatan dan jika Allah Swt menghendaki sakit kepada Hamba-Nya, maka Dia-lah Yang Maha Menyembuhkan.


Bungursari

Ahad, 28 Mei 2023

Ruang keluarga, 09.11 Wib