Bismilahirrahmaniirahiim....
Ada yang mengatakan bahwa karakter pada diri seseorang laksana otot yang apabila terus dilatih, maka akan dapat dibentuk sebagus dan seideal mungkin. Apabila demikian adanya, maka sarana untuk membentuk 'otot' tersebut adalah latihan dan pembiasaan yang terus menerus dan berkesinambungan.
Di dalam sebuah komunitas yang bernama sekolah, pembiasaan yang baik untuk penciptaan karakter bagi seluruh civitas akademika sekolah mutlak diperlukan, dengan pembiasaan yang terus menerus, maka karakter positif akan segera terlihat hasilnya.
SMPN 2 Bungursari Kab. Purwakarta adalah salah satu satu sekolah yang yang sangat mengunginkan peserta didik mempunyai karakter, keinginan ini dimanifestasikan dan dikemas dalam program-program sekolah, baik dalam intra kurikuler, ekstra kurikuler, maupun dalam pembiasaan.
Program-program sekolah dikemas dalam bingkai keilmuan dan menjawab rasa ingin tahu dan hasrat belajar dari seluruh peserta didik, juga dikemas untuk mengasah emosi positif pada diri peserta didik. Pembiasaan juga tak luput dari perhatian sekolah ini. Pembiasaan yang bersifat kegamaan adalah pemandangan sehari-hari yang dapat dinikmati oelh orang-orang yang haus akan curahan cinta Allah Swt dan Rasul-Nya, hal ini dilakukan karena semua stakeholder menginginkan terwujudnya iklim keberagamaan yang kuat, dan apabila iklim keberagamaannya kuat, maka akan melahirkan manusia-manusia yang takut terhadap Rabb-nya, dan apabila ini terwujud, maka keseimbangan antara spiritual, emosional, dan intelektual akan dapat diraih. Dan RELIGIOUS CULTURE bukan lagi angan-angan semata. Semoga...
Allahu A'lam....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar