Jumat, 06 Januari 2023

MEANINGFULL DAN JOYFULL LEARNING


Ihat Solihat, M. Ag.


Pendidikan adalah salah satu pilar penting dalam kehidupan selain kesehatan dan ekonomi. Dengan pendidikan, seorang murid dituntun untuk menemukan hakikat hidupnya sebagai warga masyarakat baik masyarakat lokal maupun masyarakat global. Pendidikan juga hendaknya disesuaikan dengan kodrat diri, kodrat alam, dan kodrat zaman bagi seluruh murid-muridnya.


Sebagai sebuah sistem, pendidikan terdiri dari beberapa komponen yang saling berkaitan. Komponen tersebut terdiri dari komponen mati dan komponen hidup. Guru dan murid sebagai komponen hidup yang selalu harus ada. Adapun komponen mati meliputi tujuan, kurikulum, metode, dan penilaian. 


Dalam melaksanakan pendidikan, pendidik dituntut untuk mendidik dan mengajar sesuai dengan regulasi yang ada UU No 14 Th. 2005 tentang Guru dan Dosen; ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Jika sahabat sebagai GPAI, maka ada dua kompetensi lain, yaitu kompetensi spiritual dan kompetensi leadership (kepemimpinan). Pendidik  juga dituntut minimal berijazah SI/ Akta IV.


Dalam mengajar, seorang dituntut untuk memberikan pembelajaran yang menyenangkan. Model pembelajaranpun direkomendasikan supaya pembelajaran tidak mengakibatkan murid bosan, booring, atau tidak menarik. Layaknya seorang koki, seorang pendidik meramu materi pelajaran sesuai dengan yang diampunya menjadi aneka masakan lezat pembelajaran yang akan disantap oleh seluruh murid di kelasnya, tentunya dengan penggunaan bumbu sesuai selera murid (pembelajaran berdiferensiasi), tambahkan garam bagi yang suka asin, tambaikan cabai bagi yang suka pedas. Atau tambahkan sedikit gerakan bagi murid dengan gaya belajar kinestetik, atau masukan pemaparan yang berisi gambar dan suara bagi murid dengan gaya belajar audio-visual.


Pendidik juga dituntut untuk mengemas pembelajaran secara meaningfull (bermakna). Oleh karena itu, pendidik harus mempunyai kompetensi profesional atau sangat khatam pada materi yang akan diajarkan kepada murid-muridnya. Dengan meaningfull peserta didik akan mendapatkan informasi, wawasan, dan suri tauladan dari pendidiknya yang berguna untuk kehidupannya. 


Pada era 4.0 seperti sekarang, pendidik juga dituntut untuk terus mengembangkan kemampuannya terutama di bidang IT. Pembelajaran dikemas sedemikian rupa sehingga menarik dan bernilai di mata para murid. Mereka tidak bosan dan tidak mengganggap pendidik sebagai seseorang yang gaptek tapi mengganggap guru sebagai sosok yang luar biasa, sosok yang akan ada dalam do'a-do'anya.


SMPIT Cendekia sambil menunggu pembagian raport PTS si Bungsu

Sabtu, 15 Oktober 2022

Tidak ada komentar:

Posting Komentar